Rabu, 02 November 2016

HORROR STORY

Assalamualaikum Wr. Wb...

Ok nama gue ainur ridwan , gw seorang mahasiswa baru di sebuah kampus swasta di depok, hobi gue cuman nonton, main game, dan denger musik, Belajar itu kewajiban bukan hobi, jadi bohong orang hobi belajar wkwkwk :D.

Kesan yang gue dapat waktu pertama kali masuk kampus, adalah bangga, kenapa karena gue tau ini pertama kali gue disebut mahasiswa, dan banyak juga mahasiswi/wa nya, pertama kali kuliah itu bikin gue semangat,... kenapa ?, ya begitulah masih baru, semangat baru.

kebetulan gue hari ini ada les tambahan dari univ nya, gue kebagian jadwal les itu pukun 18:30 s/d 20:30, malem yak!, seperti biasa gue datang ke kampus itu, sebenernya males sih, soalnya jarak rumah sama kampus itu jauh banget, tapi gue kesel juga hari itu.. kenapa ?, karena pengajarnya delay, 45 menit, di waktu kosong itu temen gue si codet dan gue ngobrolin cerita yang gabiasa dari seperti biasa, biasanya dia ngomongin game atau apalah,. tapi kali ini dia ngomongin sesuatu yang berbau mistis, dia cerita ke gue, bahwa kampus ini katanya angker, dulunya penjajah buang mayat-mayat pekerja rodi disini atau biasa disebut pekerja paksa tanpa mendapat imbalan, tepatnya di kali belakang gedung itu!, katanya...

Sebenernya gue merinding juga sih, dan dia juga ngobrolin bahwa udah beberapa orang pernah ngeliat sendiri, ada kakek-kakek yang keliatanya kaya lagi nyangkul, pas dideketin eh kakeknya pergi, pas dicari ilang.. soalnya deket banget parkiran sama kali belakang.

kebetulan motor gue waktu itu parkir di belakang dan posisinya deket kali, soalnya gue agak kemaleman sih datengnya, jadi kebagian parkirnya di belakang, waktu les pun selesai, gue bergegas menuju parkiran, dan gue sama temen-temen gue itu, beda banget posisi parkirnya, suasanaya sepi banget, cuman keliatan beberapa motor doang, dan kebetulan gue disitu sendiri, gue kepikiran sama apa yang si codet omongin, gue mastiin buat liat ke semua arah, dan mastiin ga ada apa apa, dan gue rasa kondisi udah kondisif, gue nyalain dah motor, dari situ gue udah ga enak perasaan, kaya ada suara orang lagi nyangkul atau gali gali tanah gitu, dalam hati "wah udah ga enak perasaan nih gue", gue pengen ngehubungin temen gue, tapi telponya ga di angkat dan semua pesan ga direspown, pas gue tengok ke semua arah, ga ada apa apa juga, "mesin motor gue matiin" , gue hidupin lagi dah tuh motor, eh pas gue hidupin ada suara orang lagi nyangkul lagi, gue ngecek motor takutnya ada suara yang ga beres dari motor gue, pas gue cek ga kenapa kenapa, pas gue mau jalanin lagi motor, eh tuh suara MAKIN DEKAT, gue coba nengok lagi dan mastiin ga ada apa-apa, emang ga ada apa apa pas gue mastiin, pas motor gue gas, baru beberapa meter kedepan, serasa ada orang lagi lari nyeret-nyeret sesuatu, gue gas aja motor gue sampe "NGEBUT KALANG KABUT" pas gue gas, gue liat sesuatu yang mungkin ga bakal ditalar di otak manusia.... dari situ gue sadar ternyata emang ada yang ga beres sama tuh tempat, gue liat satu motor nyala tapi ga ada orangnya dan kunci kontaknya pun ga nempel di motor itu, nyalanya sih cuma beberapa detik, tapi itu bikin jantung spot spot....

#HorrorStory #Nonyata #JustKarangan

Daily Information





LATAR BELAKANG
Semakin pesatnya perkembangan teknologi informasi di kalangan masyarakat, Indonesia merupakan negara yang terkena dampak besar dalam perkembangan teknologi informasi, secara umum T.I sangat membantu sekali dalam mobilitas masyarakat kita, tentunya sangat membantu, tapi secara umum banyak kalangan masyarakat yang terpaku dengan kemajuan teknologi, sehingga berkurangnya waktu untuk bersosial.
Kemudahan akan jaringan yang menghubungkan seseorang dengan seseorang, sehingga memudahkan berkomunikasi walau dengan jarak jauh, sehingga banyak sekali masyarakat yang mengandalkan virtual sosial(bersentuhan secara visual), sangat fleksibel membantu pekerjaan seseorang sehari-hari.
Dilain sisi kemudahan T.I ini banyak disalah gunakan oknum, banyak juga penyelewengan dari kemudahan berinformasi ini, kurangnya sosialisasi dengan lingkungan sekitar, sehingga kurangnya kepedulian dan rasa sosial
  

Teknologi informasi dan perubahan masyarakat
A.                    Pengertian teknologi Informasi
Teknologi Informasi (TI), atau dalam bahasa Inggris dikenal dengan istilah Information technology (IT) adalah istilah umum untuk teknologi apa pun yang membantu manusia dalam membuat, mengubah, menyimpan, mengomunikasikan dan/atau menyebarkan informasi. TI menyatukan komputasi dan komunikasi berkecepatan tinggi untuk data, suara, dan video. Contoh dari Teknologi Informasi bukan hanya berupa komputer pribadi, tetapi juga telepon, TV, peralatan rumah tangga elektronik, dan peranti genggam modern (misalnya ponsel).

B.                    Informasi Umum
TI adalah bidang pengelolaan teknologi dan mencakup berbagai bidang yang termasuk tetapi tidak terbatas pada hal-hal seperti proses, perangkat lunak komputer, sistem informasi, perangkat keras komputer, bahasa program , dan data konstruksi. Singkatnya, apa yang membuat data, informasi atau pengetahuan yang dirasakan dalam format visual apapun, melalui setiap mekanisme distribusi multimedia, dianggap bagian dari TI. TI menyediakan bisnis dengan empat set layanan inti untuk membantu menjalankan strategi bisnis: proses bisnis otomatisasi, memberikan informasi, menghubungkan dengan pelanggan, dan alat-alat produktivitas.
TI melakukan berbagai fungsi (TI Disiplin/Kompetensi) dari meng-instal Aplikasi untuk merancang jaringan komputer dan Database informasi. Beberapa tugas yang TI lakukan mungkin termasuk manajemen data, jaringan, rekayasa perangkat keras komputer, database dan desain perangkat lunak, serta manajemen dan administrasi sistem secara keseluruhan. Teknologi informasi mulai menyebar lebih jauh dari konvensional komputer pribadi dan teknologi jaringan, dan lebih ke dalam integrasi teknologi lain seperti penggunaan ponsel, televisi, mobil, dan banyak lagi, yang meningkatkan permintaan untuk pekerjaan .
Pada masa lalu, para (Dewan Akreditasi untuk Engineering dan Teknologi) dan Asosiasi untuk mesin komputasi telah bekerjasama untuk membentuk akreditasi dan standar kurikulum  untuk program degrees di Teknologi Informasi sebagai bidang studi dibandingkan  dengan Ilmu Komputer and Sistem Informasi. SIGITE (Special Interest Group for IT Education) adalah kelompok kerja ACM untuk mendefinisikan standar ini. Pendapatan layanan TI di seluruh dunia sebesar $ 763.000.000.000 pada tahun 2009.
C.                     Pengertian Perubahan Sosial
Perubahan sosial secara umum dapat diartikan sebagai suatu proses pergeseran atau berubahnya struktur atau tatanan didalam masyarakat, meliputi pola pikir yang lebih inovatif, sikap, serta kehidupan sosialnya untuk mendapatkan penghidupan yang lebih bermatabat.
Pada dasarnya setiap manusia yang ada di muka bumi ini dalam hidupnya dapat dipastikan akan mengalami apa yang dinamakan dengan perubahan-perubahan. Adanya perubahan-perubahan tersebut akan dapat diketahui bila kita melakukan suatu perbandingan dengan menelaah suatu masyarakat pada masa tertentu yang kemudian kita bandingkan dengan keadaan masyarakat pada waktu yang lampau. Perubahan-perubahan yang terjadi di dalam masyarakat, pada dasarnya merupakan suatu proses yang terus menerus, ini berarti bahwa setiap masyarakat pada kenyataannya akan mengalami perubahan-perubahan. Tetapi perubahan yang terjadi antara masyarakat yang satu dengan masyarakat yang lain tidak selalu sama. Hal ini dikarenakan adanya suatu masyarakat yang mengalami perubahan yang lebih cepat bila dibandingkan dengan masyarakat lainnya.
Tentang perubahan sosial ini, beberapa sosiolog memberikan beberapa definisi perubahan sosial, yaitu :
Pengertian Perubahan Sosial Menurut Ahli :
1.    William F. Ogburn mengemukakan bahwa “ruang lingkup perubahan-perubahan sosial meliputi unsur-unsur kebudayaan baik yang meterial maupun yang immaterial, yang ditekankan adalah pengaruh besar unsur-unsur kebudayaan material terhadap unsur-unsur immaterial”
2.    Kingsley Davis mengartikan “perubahan-perubahan sosial sebagai perubahan-perubahan yang terjadi dalam struktur dan fungsi masyarakat”
3.    MacIver mengatakan “perubahan-perubahan sosial merupakan sebagai perubahan-perubahan dalam hubungan sosial (social relationship) atau sebagai perubahan terhadap keseimbangan (equilibrium) hubungan sosial”.
4.    JL. Gillin dan JP. Gillin mengatakan “perubahan-perubahan sosial sebagai suatu variasi dari cara-cara hidup yang telah diterima, baik karena perubahan-perubahan kondisi geografis, kebudayaan material, komposisi penduduk, ideologi, maupun karena adanya difusi ataupun penemuan-penemuan baru dalam masyarakat”.
5.    Samuel Koenig mengatakan bahwa “perubahan sosial menunjukkan pada modifikasi-modifikasi yang terjadi dalam pola-pola kehidupan manusia”. Definisi lain adalah dari Selo Soemardjan. Rumusannya adalah “segala perubahan-perubahan pada lembaga-lembaga kemasyarakatan didalam suatu masyarakat yang mempengaruhi sistem sosialnya, termasuk didalamnya nila-nilai, sikapdan pola perilaku diantara kelompok-kelompok dalam masyarakat”.
Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pengertian perubahan sosial adalah perubahan-perubahan yang terjadi pada masyarakat yang mencangkup perubahan dalam aspek-aspek struktur dari suatu masyarakat, ataupun karena terjadinya perubahan dari faktor lingkungan, karena perubahannya komposisi penduduk, keadaan geografis, serta berubahnya sistem hubungan sosial, maupun perubahan pada lembaga kemasyarakatnnya.


D.   Dampak Positif  Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Pendidikan

·       Informasi yang dibutuhkan untuk menjadi lebih cepat dan lebih mudah dalam mengakses tujuan pendidikan.
·       Inovasi dalam pembelajaran tumbuh di hadapan e-learning inovasi yang lebih memudahkan proses pendidikan.
·       Kemajuan TIK juga akan memungkinkan pengembangan teleconference kelas virtual atau kelas yang berbasis yang tidak memerlukan pendidik dan peserta didik berada dalam satu ruangan.
·       Sistem administrasi pada lembaga pendidikan akan lebih mudah dan lancar karena penerapan sistem TIK.
·       Munculnya media massa, khususnya media elektronik sebagai sumber pengetahuan dan pendidikan pusat.
·       Munculnya metode pembelajaran yang baru, yang memungkinkan siswa dan guru dalam proses pembelajaran. Dengan kemajuan teknologi menciptakan metode baru yang membuat siswa mampu memahami materi yang abstrak, karena materi dapat dibuat dengan bantuan teknologi abstrak.
·       Sistem pembelajaran tidak harus melalui tatap muka. Dengan kemajuan teknologi proses pembelajaran tidak harus mempertemukan siswa dan guru, tetapi juga dapat menggunakan layanan pos, internet dan lain-lain.
·       Mengurangi lag dalam penggunaan TIK dalam pendidikan dibandingkan dengan negara-negara berkembang dan negara maju lainnya.
·       Peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pengembangan dan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi.
·       ICT sebagai sistem pendukung keputusan dalam dunia pendidikan. Guru meningkatkan kompetensi mereka dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan dan profil lembaga pendidikan yang diakui oleh Pemerintah.
·       Berbagi hasil penelitian, penelitian yang dipublikasikan dalam internet akan mudah digunakan oleh orang lain di seluruh penjuru dunia dengan cepat.
·       Konsultasi dengan ahli, konsultasi ahli di bidang undangan dapat dilakukan dengan mudah bahkan jika para ahli sangat banyak di tempat.
·       Perpustakaan online, perpustakaan online adalah perpustakaan dalam bentuk digital.
·       Diskusi online. Diskusi online adalah diskusi yang dilakukan melalui internet.
·       Kelas online. Aplikasi kelas online dapat digunakan untuk lembaga-lembaga pendidikan jarak jauh, seperti universitas dan sekolah-sekolah terbuka. “Computer Aided Instruction” telah melihat sedikit peningkatan kinerja siswa pada pilihan ganda, pengujian standar di beberapa daerah. Computer Aided (atau dibantu) Instruksi (CAI), yang umumnya mengacu pada siswa belajar mandiri atau tutorial pada PC, telah terbukti sedikit meningkatkan nilai tes siswa dalam membaca dan matematika keterampilan atau mata pelajaran lain, meskipun apakah peningkatan ini berkorelasi dengan peningkatan yang signifikan dalam belajar siswa.
·       TIK digunakan dalam mata pelajaran sekolah yang berbeda. Penggunaan ICT untuk simulasi dan pemodelan dalam sains dan matematika telah terbukti efektif, karena memiliki perangkat lunak pengolah kata dan komunikasi (e-mail) dalam pengembangan bahasa dan kemampuan komunikasi siswa.
·       Akses luar sekolah mempengaruhi kepercayaan pengguna. Siswa yang menggunakan komputer di rumah juga menggunakan komputer di sekolah lebih sering dan lebih percaya diri daripada siswa yang tidak memiliki akses di rumah mereka.

E. Dampak Negatif  Teknologi Informasi dan Komunikasi Dalam Pendidikan

Ada biaya besar yang terlibat antara siswa miskin dan pendidikan yang bisa berakhir menjadi kerugian. Hal ini sering disebut sebagai faktor kesenjangan digital. Beberapa dampak negatif dari da Komunikasi Teknologi Informasi dalam pendidikan, antara lain:
·       Kemajuan TI akan semakin memudahkan pelanggaran Hak Kekayaan Intelektual (HKI) karena akses mudah ke data yang menyebabkan orang plagiatis akan melakukan kecurangan.
·       Meskipun sistem administrasi suatu lembaga pendidikan seperti sistem tanpa celah, tetapi jika ada kecerobohan dalam menjalankan sistem tersebut akan berakibat fatal.
Salah satu dampak negatif televisi adalah melatih anak untuk berpikir pendek dan bertahan berkonsentrasi dalam waktu yang singkat (jangka pendek perhatian).
·       Tes Program kerahasiaan semakin terancam tes kecerdasan seperti tes Raven, Differential Uji bakat dapat diakses melalui compact disk. Implikasi dan masalah tes psikologis yang ada akan mudah bocor, dan pengembangan tes psikologi harus berpacu dengan tingkat kebocoran melalui internet.
·       Penyalahgunaan pengetahuan bagi orang-orang tertentu untuk melakukan tindak pidana. Kita tahu bahwa kemajuan di bidang pendidikan juga mencetak generasi e-book tinggi berpengetahuan tetapi moral yang rendah. Misalnya, dengan ilmu komputer yang tinggi maka orang akan mencoba untuk menerobos sistem perbankan dan lain-lain.
·       Tidak membuat TI sebagai media atau sarana hanya dalam belajar, misalnya, kita tidak hanya men-download, tapi masih membeli buku cetak, tidak hanya mengunjungi perpustakaan digital, tetapi juga masih mengunjungi perpustakaan.
·       Pertimbangkan penggunaan TI dalam pendidikan, khususnya bagi anak-anak yang masih berada dalam kendali sementara membuat pembelajaran dengan TI. Analisis pro dan kontra penggunaan.
·       Mahasiswa dan kadang-kadang guru, bisa aspek adiktif teknologi, bukan isi pelajaran. Hanya karena topik dapat diajarkan melalui TI, itu tidak berarti bahwa itu diajarkan secara efektif melalui TI. Bahkan jika subjek dapat diajarkan secara efektif melalui TI, dan ada uang yang tersedia, itu tidak berarti bahwa selalu ada manfaat untuk itu. Ada banyak penelitian atau studi yang dilakukan untuk melihat dan melihat apakah penggunaan TIK dapat meningkatkan pembelajaran.
·       Perlu untuk tujuan yang jelas. TI dipandang kurang efektif (atau tidak efektif) saat tujuan penggunaannya tidak jelas. Seperti untuk menggunakan internet untuk mencari video porno saat menggunakan komputer di sekolah.